Senin, 11 Juli 2011

Sahabat sejatiku.

   Saat itu aku berjalan sendiri menelusuri pemukiman yang kumuh. aku bertemu seorang wanita yang usianya sama denganku, singkat cerita aku merasa nyaman bisa berkenalan dengan dia. namanya Deila ia gadis yg baik dan tidak seperti gadis2 yg lain
Dan akhirnya aku memutuskan untuk pindah kedekat rumahnya agar kami selalu bisa berbagi didalam cerita. selama 10 thn kami selalu berbagi kehidupan, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menikah.

  Cika...selamat Ulang tahun. Ini ada kado ulang tahun dariku untukmu, Deila...aku tidak menyangka kamu akan memberikan aku sebuah kado.kamu ada disini az aku sudah merasa senang. *sudah bukalah apa isi nya gak usah pake terharu sgala.
Deila...kamu memberikan aku gaun???
ya, aku ingin disaat aku menikah nanti, kamu bisa memakai gaun itu, karan aku ingin melihat kamu sama cantiknya nanti seperti aku disaat pernikahanku. *sungguh aku sangat senang dengan hal itu Deila. aku pasti memakai gaun ini.

   Setahun sudah berlalu aku tidak bersama Deila, meski kami selalu berbagi cerita melalui via Hanphone, tapi hati ini rasanya tetap saja tidak tenang atas dia. apa lagi suaminya tak pernah mengizinkan kami untuk selalu berkomunikasi itu membuat aku semakin tak dapat membiarkannya hidup tanpa diriku.

  Suara Hanphoneku berbunyi dengan lagu Shela On 7 ( berhenti berharap), hatiku seneng ketika aku lihat aku mendapat sms dari Deila, ia mengatakan jangan pernah lagi kamu berhubungan dengan istriku, karna aku tidak akan pernah sudi melihat kamu berkomunikasi lagi dengan dia. saat itu hatiku semakin tercabik-cabik. aku baru sadar kalau yang sms itu adalah suami Deila. seketika hatiku hancur dan tak berdaya setelah membaca sms itu.
tak lama kemudian handphoneku bunyi kembali, lagi-lagi aku mendapat sms dari Deila, yang mengatakan bahawa aku tak akan tergantikan meski ia harus dapat ancaman dari suaminya, meski ia tertekan, ia tetap menjadikan aku sahabat sejatinya.
aku tidak menyangka demi sebuah persahabatan deila rela untuk kehilangan kebahagiaannya. kini aku baru menadari bahwa Sahabat Sejati itu lebih dari segalanya.
Deila yang begitu tegar tetap menyembunyikan persahabatan kami dari suaminya.

Oh sabahabatku Deila....trimakasih buat pengorbananmu, meski pertemanan kita tak seindah dulu tapi aku tetap bahagia bisa selalu bersamamu.

                                       ....................************..........................